CEO Binance Berhenti Karena Perusahaan Crypto Memangkas Sepertiga Tenaga Kerjanya
CEO Binance.US Keluar di Tengah Gelombang PHK Baru
IQDMEDIA - CEO anak perusahaan Binance di AS telah meninggalkan platform perdagangan mata uang kripto di tengah PHK baru.
CEO Binance.US, Brian Shroder, tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut, seorang juru bicara mengonfirmasi kepada The Associated Press. Pertukaran mata uang kripto tersebut tidak merinci kapan atau mengapa Shroder keluar, namun mengatakan bahwa kepala bagian hukum, Norman Reed, saat ini menjabat sebagai ketua sementara.
Shroder bergabung dengan Binance.US sebagai CEO pada September 2021. Kepergiannya bertepatan dengan pemecatan sekitar sepertiga karyawan Binance.US, dengan PHK yang berdampak pada lebih dari 100 karyawan.
“Tindakan kami memberi Binance.US modal finansial lebih dari tujuh tahun dan memungkinkan kami untuk terus melayani pelanggan kami sambil beroperasi sebagai pertukaran khusus kripto,” kata juru bicara itu dalam sebuah pernyataan. Binance.US juga membela diri dari tindakan yang diambil oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) awal tahun ini.
Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia, dan pendirinya, Changpeng Zhao, telah menghadapi beberapa tuntutan hukum dari regulator AS tahun ini. Pada bulan Maret, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi menggugat perusahaan tersebut atas beberapa pelanggaran. Dan pada bulan Juni, SEC menuduh Binance dan pemiliknya menyalahgunakan uang investor, beroperasi sebagai bursa yang tidak terdaftar, dan melanggar beberapa undang-undang sekuritas federal.
SEC juga menggugat operator Binance.US, BAM Trading Services. Beberapa minggu kemudian, penyelesaian pengadilan mengizinkan pertukaran mata uang kripto untuk terus beroperasi di Amerika Serikat setelah tuntutan yang diajukan oleh SEC. Binance.US menyatakan bahwa mereka beroperasi secara independen dari Binance, tetapi Zhao memiliki keduanya.
Hak Cipta 2023 Associated Press. Seluruh hak cipta. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, didistribusikan, direproduksi atau disebarluaskan.
Artikel Terkait IQDMEDIA
- Hacker Twitter yang mengambil alih akun Musk, Obama, dan Biden pada tahun 2020 akan dipenjara
- Nambang Bitcoin di Website Nicehash, Hasilkan Uang Gratis Ratusan Juta Rupiah menurut Internet
- Bitcoin Kembali di Atas Rp 400 Juta Setelah Rilis Informasi Inflasi CPI AS
- Langkah Bitcoin Selanjutnya: Analis Kripto Memprediksi Harga $45,000 Menjelang Halving
- Trailblazer Menanti Pi Organization Posting di Binance Saat Open Mainnet